Nama Henry Delaunay Abadi Lewat Piala Eropa

tipsbetcash.com – Gelaran Piala Eropa tak luput dari peran penting seorang pengelola sepak bola asal Perancis, Henri Delaunay.

Cikal bakal untuk menggelar kompetisi di level Eropa muncul ketika organisasi sepak bola Eropa, UEFA, lahir pada 1954. Kala itu, surat kabar Perancis bernama L’Equipe mendorong dibentuknya sebuah kompetisi dengan sistem kandang-dan-tandang yang dimainkan pertengahan pekan di malam hari.

Pada 1927, Delaunay sebetulnya sudah mengajukan sebuah proposal ke FIFA untuk menciptakan sebuah kompetisi sepak bola Eropa, yang akan berjalan berdampingan dengan Piala Dunia. Namun usulannya belum membuahkan hasil yang baik.

Saat itu FIFA memang berkosentrasi pada pengembangan Piala Dunia dan kehadiran Piala Eropa dianggap sebagai ancaman, terutama karena banyak negara adidaya sepak bola tergabung di dalam UEFA.

Pada 1954, setelah pertemuan perdana UEFA di Basel, Delaunay kembali melakukan upaya diplomasi untuk meyakinkan idenya untuk membuat sebuah kompetisi sepak bola yang terbuka untuk seluruh asosiasi Eropa.

Ia bersikeras, kompetisi ini tidak harus selalu mengarah kepada jumlah pertandingan tak terbatas, tak membahayakan gelaran Piala Dunia, dan para pesertanya tidak harus selalu bertemu dengan lawan yang sama dalam satu grup.

Sayang usahanya harus terputus lantaran ia meninggal satu tahun kemudian.

Akan tetapi, anak laki-lakinya, Pierre Delaunay, bergabung dengan kelompok jurnalis Perancis untuk melanjutkan upaya inisiasi Piala Eropa. Pierre Delaunay kemudian ditunjuk sebagai sekretaris Komite Penyelenggara Piala Eropa dan berhasil mewujudkan mimpi ayahnya.

Trofi Piala Eropa kemudian dinamakan ‘Henri Delaunay’ untuk menghormati jerih payahnya, sebagai lambang supremasi sepak bola Eropa. Trofi tersebut didesain oleh perusahaan Arthus-Bertrand pada 1960, tahun yang sama saat Piala Eropa pertama digelar.

Saat itu, Piala Eropa digelar dengan nama European Cup of Nations atau Henri Delaunay Cup dan diselenggarakan di Prancis. Uni Soviet menjadi juara dalam kompetisi perdana tingkat Eropa tersebut usai menumbangkan Yugoslavia 2-1 setelah melalui babak tambahan di hadapan lebih dari 17 ribu penonton Parc des Princes.

Versi kedua trofi Henri Delaunay dibuat pada 2008 dengan mengacu pada desain trofi pertama. Trofi tersebut memiliki tinggi 18 sentimeter dan lebih berat 2 kilogram dari yang sebelumnya.

Perubahan tampilan trofi dimaksudkan untuk memberi kesan bahwa Piala Eropa merupakan kompetisi sepak bola yang bergengsi. Penjaga gawang Spanyol, Iker Casillas, menjadi orang pemain pertama yang mengangkat trofi edisi terbaru yang dibuat oleh Asprey London itu.

Henry Delaunay memang tak pernah menyaksikan Piala Eropa hingga akhir hayatnya. Namun tanpanya, mungkin Piala Eropa tidak akan pernah ada.

Exit mobile version