Chat with us, powered by LiveChat
Search

Kisah Romelu Lukaku yang Rela Gagal Hattrick demi MU Kalahkan PSG

Sebuah kisah menarik dituturkan oleh Marcus Rashford terkait laga melawan PSG tahun lalu. Rashford menyebut Romelu Lukaku rela gagal hattrick agar MU bisa menjadi pemenang laga tersebut.

Pertandingan yang dimaksud Rashford itu adalah leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim 2018/19. Manchester United bertandang ke Parc Des Princes setelah kalah 2-0 di leg pertama di Old Trafford.

Menjelang akhir laga, United unggul 2-1 atas PSG berkat brace Romelu Lukaku kendait mereka masih kalah agregar 2-3. Namun di menit-menit akhir, MU mendapatkan penalti yang sukses dikonversikan Rashford menjadi gol sehingga MU lolos ke babak perempat final.

Rashford menyebut bahwa seharusnya penalti itu bukan ia yang mengambil tetapi Lukaku. “Pada saat itu yang bisa mengambil penalti itu hanya saya dan Rom,” buka Rashford saat mengobrol dengan Andy Murray.

Rashford menyebut bahwa ia sebenarnya sudah mau memberikan penalti itu kepada Lukaku. Namun Lukaku memberikan penalti itu kepada sang striker.

“Rom adalah tipe pemain yang ketika ia sudah mencetak dua gol, maka ia akan mengambil penalti itu untuk mendapatkan hattrick. Namun dia juga tipe pemain yang selalu ingin tandemnya juga sama-sama membuat sesuatu yang bagus di pertandingan.”

“Pada saat itu ia melemparkan bola ke saya dan mengatakan ‘Sudah, kamu saya yang ambil penalti ini’. Padahal pada saat itu saya sudah siap menyerahkan penalti itu kepadanya, karena ini kesempatan yang bagus untuknya untuk membuat hattrick.”

Rashford mengaku terkejut Lukaku memberikan penalti itu padanya. Namun ia langsung mempersiapkan mentalnya agar bisa memanfaatkan peluang itu sebaik mungkin.

“Pada saat itu Rom ingin saya yang mengambil penalti itu. Lalu saya mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mencoba untuk rileks.”

“Pada saat itu saya membayangkan apa yang sudah saya latih selama ini. Saya mencoba untuk fokus untuk melakukan yang terbaik saat itu.” ujarnya.

United yang menang gol tandang atas PSG itu menghadapi Barcelona di babak perempat final.

Namun pada saat itu mereka harus mengakui keunggulan Lionel Messi dan kolega yang menang agregat 4-0 atas Setan Merah.