Chat with us, powered by LiveChat
Search

Tuan Rumah & Generasi Emas Jadi Modal Prancis Juara Piala Eropa 2016

tipsbetcash.com – Prancis memiliki segudang modal untuk menjadi jawara pada perhelatan putaran final Piala Eropa 2016. Tak hanya status tuan rumah, Pelatih Didier Deschamps memiliki materi pemain yang tergolong lengkap.

Beberapa kalangan menilai, modal terbesar Prancis saat ini adalah materi pemain muda yang sedang on fire di level klub. Deschamps mengakui, pasukannya tergolong punya dinamika tinggi.

“Itu sebuah kekuatan, tapi kami harus waspada karena justru itu yang menjadi titik kelemahan yang harus segera diubah. Saya tak ingin memaksakan diri, karena para pemain muda masih punya kesempatan di ajang berikutnya, Piala Dunia 2018,” terang Deschamps, seperti dirilis 24heures, Rabu (16/3/2016).

Pendapat tersebut berbeda dengan apa yang diyakini gelandang Paul Pogba. Pemain asal klub Juventus ini optimis, saat ini Prancis berada di fase generasi emas. Level permainan akan sama dengan apa yang diperagakan David Trezeguet dkk di Euro 2000.

“Saya sangat percaya diri dengan generasi sekarang. Kami akan membawa Prancis ke rentang waktu yang lebih indah, yakni menjadi juara Euro 2016. Kami punya sederet pemain muda, yang beberapa waktu lalu sudah membuktikan bisa menuai gelar juara,” beber Pogba.

Ucapan Pogba merujuk pada prestasi Timnas U-20 Prancis di ajang Piala Dunia U-20. Pada perhelatan tahun 2013 di Turki, generasi Pogba berhasil menuai trofi juara dunia setelah menaklukkan Uruguay di partai puncak melalui adu penalti.

Saat itu armada Les Bleus beranggotakan pemain dengan rata-rata usia 19 tahun. Saat ini, usia mereka sudah berada di angka 22 tahun. Situasi itulah yang memberi keyakinan pada Pogba, generasi emas Prancis sudah datang, dan akan sukses di Euro 2016.

Jika merunut pada pernyataan Pogba, beberapa pemain jebolan Turki 2013 terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik kesempatan di klub maupun timnas. Selain Pogba, masih ada Axel Ngando, Mario Lemina dan Jordan Veretout.

Selain itu, masih ada Kurt Zouma, Dimitri Foulquier, dua striker Yaya Sanogo dan Jean-Christophe Bahebeck. Masih ada pemain yang sedang moncer, gelandang Lucas Digne, Geoffrey Kondogbia, Mouhamadou-Naby Sarr dan Florian Thauvin.

Para pemain tersebut bakal berjibaku untuk mendapatkan satu tempat di tim asuhan Didier Deschamps. Satu yang layak ditunggu, hasil kombinasi mereka dengan generasi senior seperti Yohan Cabaye, Lassana Diarra, Blaise Matuidi, Mathieu Valbuena, Dimitri Payet, Maxime Gonalons sampai Josuha Guilavogui.