Chat with us, powered by LiveChat
Search

Perubahan Arthur Melo di Barcelona

Gelandang Barcelona, Arthur Melo, memainkan 27 pertandingan La Liga pada musim 2018/19 lalu – yang jelas terbilang banyak untuk pemain yang menjalani musim pertamanya di Eropa. Namun, dia tidak pernah menuntaskan 90 menit pada setiap kesempatan tersebut. Mengapa?

Menurut Marca, musim lalu fisik Arthur belum siap untuk intensitas La Liga dan dia diminta mengembangkan kekuatan fisiknya. Pengondisian tubuh menjadi masalah untuk mantan gelandang Gremio ini – alasannya gagal menuntaskan pertandingan penuh.

Kemudian, di akhir musim lalu, Arthur duduk bersama Ernesto Valverde dan pihak klub untuk mendiskusikan masalah stamina ini. Barca tahu teknik Arthur luar biasa, tapi jika fisiknya tidak mumpuni, dia mungkin tidak bisa sukses di Camp Nou.

Kecepatan pemain Brasil sangat berbeda dan tidak mudah bagi mereka menyesuaikan diri dengan sepak bola eropa. Arthur harus mulai menjaga dirinya lebih baik, yang dimulai pada pramusim 2019 ini.

Dia mengakui bahwa persiapan di musim panas sebelumnya (menjelang musim 2018/19 lalu) tidak ideal. Sebab itu, Arthur menggunakan jasa personal trainer milik klub untuk meningkatkan daya tahan fisiknya.

Hasilnya bisa dilihat jelas. Sekarang, Valverde memandang Athur sebagai salah satu pemain paling penting pada setiap pertandingan.

Perubahan itu nyata, Arthur sudah menuntaskan 90 menit pada empat pertandingan.

Tidak hanya meningkatkan kebugarannya, latihan fisik yang ditempuh Arthur juga berpengaruh pada teknik olah bolanya di lapangan yang jadi lebih baik.

Valverde jelas memercayai Arthur sebagai salah satu gelandang muda terbaik Barca. Bukan kebetulan bahwa Arthur dan Frenkie de Jong merupakan gelandang paling banyak bermain sejauh ini.

Sejauh ini, Arthur sudah membungkus dua gol dan dua assists. Berbeda dengan tahun lalu ketika dia tidak bisa mencetak satu gol pun di La Liga.

Juga, yang perlu disorot, pada dua pertandingan tanpa Arthur sejauh ini, Blaugrana berakhir kalah.


TAG